PASURUAN — Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pasuruan resmi memiliki kepengurusan baru. Melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar pada 24 Desember 2025 di Gedung Perkantoran BPBD Kabupaten Pasuruan, peserta musyawarah secara aklamasi memilih Aris Felani, S.Sos. sebagai Ketua Forum PRB Kabupaten Pasuruan.
Mubes tersebut menjadi momentum penting bagi Forum PRB Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan peran masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Proses pemilihan berlangsung secara musyawarah dan disepakati secara aklamasi. Terpilihnya Aris Felani diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mengembangkan jejaring relawan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Sebagai forum yang bergerak dalam pengurangan risiko bencana, FPRB Kabupaten Pasuruan memiliki peran strategis dalam membangun kolaborasi antara masyarakat, relawan, pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, serta berbagai elemen lainnya.
Ketua terpilih, Aris Felani, S.Sos., menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan semangat kolaborasi dan pengabdian.
«“FPRB bukan milik satu orang atau satu kelompok. Ini adalah ruang bersama untuk memperkuat gerakan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana. Ke depan, kami ingin membangun FPRB yang semakin solid, aktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.”»
Ia menambahkan, penguatan jejaring relawan, edukasi kebencanaan, peningkatan kapasitas, serta kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting yang akan terus didorong.
Dengan kepemimpinan baru hasil Mubes tersebut, Forum PRB Kabupaten Pasuruan diharapkan semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penggerak masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang tangguh, siaga, dan berketahanan terhadap bencana.
Mubes 24 Desember 2025 menjadi awal bagi babak baru Forum PRB Kabupaten Pasuruan: bergerak bersama, berkolaborasi, dan membangun ketangguhan masyarakat.
